Ramadhan 1434H

Ramadan_Mubarak-2012-wallpaper

 

Bismillahirrahmanirrahim..

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala yang senantiasa selalu memberikan rahmat dan kasih sayangNya  kepadaku, yang masih memberikan nikmat iman di dalam hatiku hingga saat ini. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam beserta keluarga dan para sahabatnya.

Hari ini tepat tanggal 12 Desember 2012, tujuh bulan lagi perjalananku menuju bulan yang agung, yang selalu aku nanti-nantikan. Bulan dimana setiap hari lebaran aku khawatir jika tidak bisa bertemu kembali dengannya. Bulan Ramadhan 1434 H, akankah helaan nafasku masih tersisa di bulan itu?!

Tak sabar ingin segera aku tulis rencana apa saja yang akan kulakukan untuk lebih mendekatkan diriku padaMu di bulan tersebut, bulan yang paling istimewa dengan kegiatan ibadah yang harus lebih diistimewakan tentunya. Wallahu’alam..Masihkah aku bisa menjalani shalat tarawih? sahurku bersama keluarga? buka shaumku yang selalu terasa nikmat walau harus kulakukan dalam perjalanan?

Masihkah Allah Ta’ala memberiku kesempatan bertemu dengan bulan yang penuh Rahmat dan MaghfirahNya tahun depan? sementara garis hidupku entah berakhir kapan, sementara kallam Allah yang menuliskan takdirku telah ada limapuluh ribu tahun sebelum bumi tempatku berpijak ini diciptakan.

Ya Allah.. pertemukanlah kembali aku dengan bulan Ramadhan tahun depan.

*******

 

 

 

Advertisements

Ketika Musibah Datang Silih Berganti

Hati mana yang tidak pernah bersedih ketika musibah datang silih berganti..?

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.

Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya.”

Q.S. Al-Baqarah : 286.

Hati mana yang tidak pernah bersedih ketika musibah datang silih berganti..?

Cukup satu doa dari ribuan doa yang telah diajarkan sang kekasih Allah Subhanahu wa ta’ala :

Allaahumma innii ‘abduka wabnu ‘abdika wabnu amatik, naashiyatii biyadik, maadlin fiyya hukmuk, ‘adlun fiyya qadlaa’uk, as-aluka bikullismin huwa laka, sammaita bihi nafsaka, au anzaltahuu fii kitaabika, au ‘allamtahu ahadan min khalqika, awis ta’tsarta bihii fii ‘ilmil ghaibi ‘indaka, an taj’alal Qur’aana rabii’a qalbii wanuura shadrii wajalaa’a huzni wa dzahaaba hammii

 “Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba laki-laki-Mu, dan anak hamba perempuan-Mu. Ubun-ubunku berada di tangan-Mu. Hukum-Mu berlaku pada diriku. Ketetapan-Mu adil atas diriku. Aku memohon kepada-Mu dengan segala nama yang menjadi milik-Mu, yang Engkau namakan diri-Mu dengannya, atau Engkau turunkan dalam Kitab-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seorang dari makhluk-Mu, atau yang Engkau rahasiakan dalam ilmu ghaib yang ada di sisi-Mu, agar Engkau jadikan Al-Qur’an sebagai penyejuk hatiku, cahaya bagi dadaku dan pelipur kesedihanku serta pelenyap bagi kegelisahanku.”

Sesungguhnya besarnya pahala bersamaan dengan datangnya musibah.

Bayangkan besarnya pahala yang kita dapat saat musibah menimpa kita..

*****

Sumber : Jeda Radio Rodja

Picture : Firanda [dot]com

Iman Kepada Malaikat

Pondasi besar agama Islam adalah keyakinan mengimani hal-hal yang gaib sehingga dari keimanan tersebut seorang mukmin dapat mencapai jenjang ketakwaan. Dan malaikat adalah termasuk salah satu mahluk ghaib ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman ;
“Rasul telah beriman kepada Al-Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan Kami taat.” (mereka berdoa): “Ampunilah kami Ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali.” (QS. Al-Baqarah: 285)

“Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi Sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari Kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi…“ (QS. Al-Baqarah: 177)

“… Dan barang siapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan Hari Kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.” (QS. An-Nisa’: 136)

Rasulullah bersabda;

“Yaitu engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari akhir dan engkau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.” (HR. Muslim, I/37 dan Al-Bukhari, I/19-20)

MALAIKAT

Malaikat tercipta dari cahaya

Malaikat itu diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari nyala api, dan Adam dari apa yang telah diterangkan kepadamu semua.
-HR. Muslim-

Malaikat jumlahnya lebih banyak daripada manusia

“Sesungguhnya Al-Baitul Ma’mur (Rumah di langit ke tujuh yang dikelilingi malaikat) dalam setiap hari dimasuki tujuh puluh ribu malaikat dan mereka tidak keluar daripadanya.”
(HR Bukhari dan Muslim).

Malaikat adalah mahluk yang dimuliakan Allah, mereka tidak ada yang bermaksiat kepada Allah.

“Dan mereka berkata, ‘Tiada yang Maha Pemurah telah mengambil (mempunyai) anak’. Maha Suci Allah. Sebenarnya (malaikat-malaikat itu) adalah hamba-hamba yang dimuliakan, mereka itu tiada mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya.”
(QS. Al-Anbiya’: 26-27)

“Dan kepunyaan-Nyalah segala yang di langit dan di bumi dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya, dan tiada (pula) mereka letih. Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.”
(QS. Al-Anbiya’: 19-20)

Malaikat mempunyai tugas dan mereka memiliki nama.

Jibril

Sebagai perantara Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul dari kalangan manusia untuk menyampaikan wahyu.

Israfil

Meniup sangkakala apabila dunia berakhir.

Mikail

Menurunkan hujan dari langit dan menumbuhkan tumbuhan.

“Ya Allah, Tuhan Jibril, Mikail dan Israfil, Pencipta langit dan bumi, yang mengetahui yang gaib dan yang nyata. Engkaulah yang memberi putusan antara hamba-hamba-Mu tentang apa yang mereka perselisihkan. Berilah aku petunjuk yang benar tentang apa yang diperselisihkan itu dengan izin-Mu. Sesungguhnya Engkaulah yang memberi petunjuk kepada orang yang Engkau kehendaki ke jalan yang lurus.”
(HR Bukhari dan Muslim)

Malik

Penjaga neraka

Malaikat Maut ( Allah tidak pernah memberitahu bahwa namanya adalah Izrail, karena tidak pernah ada keterangan dalam hadist maupun Al-Quran.

Mencabut nyawa manusia

Malaikat Pemikul Ar-Rasy

Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung Arasy Tuhanmu di atas (kepala) mereka. (Al Haqqah, 69:17)

Malaikat Siang dan Malam

Di antara kalian ada malaikat yang bergantian di waktu malam dan siang, mereka berkumpul ketika shalat fajar dan shalat ashar, malaikat yang bermalam dengan kalian kemudian naik dan Tuhan mereka menanyai mereka -sekalipun Dia paling tahu daripada mereka- bagaimana kalian tinggalkan hamba-hamba-Ku? Jawab mereka: Kami tinggalkan mereka dalam keadaan shalat, dan kami datangi mereka juga dalam keadaan shalat (Shahih Muslim 632-210)

Serta malaikat dengan tugasnya yang lain seperti Malaikat Penjaga Pintu Surga dan Neraka, Malaikat Penjaga Pintu-Pintu Langit, Malaikat Penjaga Gunung, Malaikat Penjaga Manusia dan Malaikat Rahmat.

Malaikat mempunyai sayap

Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat.  Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. QS. Fathir:1

Malaikat adalah mahluk yang tampan

Maka tatkala wanita itu (Zulaikha) mendengar cercaan mereka, diundangnyalah wanita-wanita itu dan disediakannya bagi mereka tempat duduk, dan diberikannya kepada masing-masing mereka sebuah pisau (untuk memotong jamuan), kemudian dia berkata (kepada Yusuf): “Keluarlah (nampakkanlah dirimu) kepada mereka”. Maka tatkala wanita-wanita itu melihatnya, mereka kagum kepada (keelokan rupa) nya, dan mereka melukai (jari) tangannya dan berkata: “Maha sempurna Allah, ini bukanlah manusia. Sesungguhnya ini tidak lain hanyalah malaikat yang mulia.” Q.S. Yusuf-31

**Wallahualam bishawab**

Kajian : Iman Kepada Malaikat oleh Ust. Maududi Abdullah

Picture from: Light Waves , Orion Nebula , Flower , Say it’s over , 2012 Kiamat , Rainy Day Mood , Hell , Aurora , Sholat , Angel wing , Landscape

Keutamaan Nabi Ibrahim A.S

1. Ibrahim a.s  adalah pemimpinnya orang-orang yang hanif.

 Sesungguhnya Ibrahim adalah “UMMATAN ” yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan. QS.16 An-Nahl :120

2. Ibrahim a.s adalah kekasih Allah.


“Sesungguhnya Allah telah menjadikanku sebagai kekasih-Nya,
sebagaimana Dia menjadikan Ibrahim sebagai kekasih-Nya. Dan kalau saja aku mengambil dari umatku sebagai kekasih akan aku jadikan Abu Bakar sebagai kekasih.” (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Ibrahim a.s termasuk salah satu nabi Ulul Azmi.


“Bersabarlah engkau (hai Muhammad SAW) sebagaimana sabarnya para (nabi) ulul-‘azmi” (QS Al-Ahqaf :46)

4. Ibrahim a.s diberi keturunan yang memegang risalah al-kitab.

Dan Kami telah menganugerahkan Ishak dan Yakub kepadanya. Kepada masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan sebelum itu Kami telah memberi petunjuk kepada Nuh, dan kepada sebagian dari keturunannya (Ibrahim) yaitu Dawud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, dan Harun. Dan demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.  Al-An`am 6:84

5. Ibrahim a.s adalah nabi yang suka kembali kepada Allah.

6. Ibrahim a.s diuji oleh Allah dan dia menyempurnakannya.

7. Ibrahim a.s telah mencapai derajat yang paling tinggi keyakinannya.

Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan (Kami yang terdapat) di langit dan bumi dan (Kami memperlihatkannya) agar dia termasuk orang yang yakin.  Al-An’am : 75

8. Allah SWT memerintahkan kita untuk mengikuti ajaran nabi Ibrahim.

Setiap 10 Dzulhijah kita melaksanakan shalat Idu Adha atas perintah Rasulullah SAW yg mengikuti jejak nabi Ibrahim AS Allah berfirman “Kemudian Kami mewahyukan kepadamu ‘Ikutilah ajaran Ibrahim yg hanif ‘“. Dan Nabi Muhammad SAW bersabda “Aku adalah hasil doa ayahku Ibrahim dan berita gembira yg dibawa oleh Isa dan mimpi yg pernah dilihat oleh ibuku. ”

9. Ibrahim adalah awal dari mahluk Allah yang diberi pakaian.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Sesungguhnya orang pertama yang diberi pakaian pada hari Kiamat adalah Nabi Ibrahim.”  Al-Bukhari, no. 4371.

10. Kita harus selalu bershalawat kepada Ibrahim A.S
“Ya Allah, berilah rahmat-Mu kepada Muhammad dan kepada keluarga
Muhammad, sebagaimana Engkau telah merahmati lbrahim dan keluarga
lbrahim. Dan berkatilah Muhammad dan keluarga Muhammad
sebagaimana Engkau telah memberkati Ibrahim dan keluarga lbrahim,
sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Pemurah bagi seluruh alam.”

11. Ibrahim a.s diberi kekhususan untuk membangun Ka’bah.

“Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar
baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): ‘Ya Tuhan kami terimalah dari kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk dan patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadah haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka seorang rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka al-Kitab (Al-Quran) dan al-Hikmah (as-Sunnah) serta menyucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. “ (QS. al-Baqarah: 127-129)

12. Maqom (tempat berdirinya) Ibrahim a.s dijadikan sebagai mushola.

“Dan mereka menjadikan tempat berdoanya Ibrahim sebagai tempat shalat” . QS Al Imran 97

13. Ibrahim dikaruniai anak saat begitu sudah sangat tua.

“ Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku di hari tua (ku) Ismail dan Ishaq. Sesungguhnya Tuhanku, benar-benar Maha Mendengar (memperkenankan) doa. “  QS Ibrahim : 39

**Wallahu’alam Bishawab**

Picture from: LeaderAllah, Hourglass, Sky, Hajj, Ka’bah , Maqam Ibrahim

Perumpamaan Mukmin Seperti Pohon Kurma

“Tidakkah kamu melihat bagaimana Allah SWT telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit, pohon itu memberikan buahnya pada setiap saat dengan seizin Rabb-nya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.”
(Ibrahim: 24-25)

Rasulullah SAW berkata,  “ Beritahulah aku tentang sebuah pohon yang mirip dengan seorang muslim, pohon tersebut memberikan buahnya setiap waktu, pohon itu adalah pohon kurma.” (H.R . Al-Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar R.A)

Keimanan seorang mukmin memberikan buah yang sangat manis dan dapat dipetik oleh setiap muslim dalam kehidupan duniawi maupun ukhrawi  , Keimanan seorang mukmin  memberikan banyak kebaikan berupa cabang-cabang yang diantaranya merupakan amal shaleh dan ketaatan yang banyak.

Iman adalah sebuah pohon yang penuh barokah

Tempat menanamnya adalah hati seorang muslim, didalamnya benih iman ditanam.

Pengairannya adalah wahyu Allah dari kitab Allah dan sunnah Nabi SAW.

Pokok dari pohon iman adalah rukun iman.

Cabangnya adalah amal-amal sholeh, ketaatan, dan pendekatan diri kepada Allah SWT.

Buahnya adalah kebaikan dan kebahagiaan yang diraih setiap mukmin baik di dunia maupun di akhirat.

***Wallahualam bishawab***

 Picture Date Trees in the Negev ,Date Tree, Qur’an, Pillars of Faith, Holly Pillars , Prayer , Seagull

Berebut Sayap Seekor Nyamuk

Sungguh berhargakah sayap seekor nyamuk…? Sampai-sampai banyak orang yang memperebutkannya.

Anggap saja sekarang saya mempunyai sebuah sayap nyamuk yang bagus dan masih utuh. Dengan modal sebuah sayap nyamuk saya akan menawarkannya pada teman-teman semua, saya harap teman-teman mau membelinya.

Untuk penawaran pertama saya jual dengan harga 20 ribu, apakah ada yang berminat untuk membelinya? …… ternyata tidak ada.

Baiklah kalau begitu saya turunkan harganya menjadi 10 ribu, ada yang berminat?……. masih juga tidak ada.

Saya turunkan lagi harganya menjadi 2 ribu?……. tidak ada yang mau membeli.

Terpaksa saya jual dengan harga paling rendah yaitu seribu rupiah?…..ternyata tetap saja tidak ada yang mau membeli.

Wajar jika diantara teman-teman semua tidak ada yang mau membeli sebuah sayap nyamuk walau dengan harga murah, karena apa keistimewaan dan manfaat dari sebuah ekor nyamuk bagi teman-teman…?

Namun jangan salah! Didunia ini ternyata ada segolongan orang yang saling memperebutkan sayap seekor nyamuk.

Tentu saja sayap seekor nyamuk disini mengandung arti kiasan, seperti yang dijelaskan dalam sebuah hadist…

Rasulullah pernah bersabda:

لَوْ كَانَتِ الدُّنْيَا تَعْدِلُ عِنْدَ اللهِ جَنَاحَ بَعُوضَةٍ مَا سَقَى كَافِرًا مِنْهَا شَرْبَةَ مَاءٍ

“Seandainya dunia punya nilai di sisi Allah walau hanya menyamai nilai sebelah sayap nyamuk, niscaya Allah tidak akan memberi minum kepada orang kafir seteguk airpun.”

(HR. At-Tirmidzi no. 2320, dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani  dalam Ash-Shahihah no. 686)

Sungguh Allah telah menghinakan dunia yang hanya menyamakannya dengan sebelah sayap seekor nyamuk. Akankah kita masih mencari-cari atau bahkan tenggelam dalam kesenangan dan keindahan dunia? semua tidak ada artinya, sama seperti harga sebelah sayap  seekor nyamuk.

Namun pada kenyataannya masih ada segolongan manusia yang susah payah saling memperebutkan sebelah sayap seekor nyamuk, mereka  yang diantaranya adalah;

1. Orang- orang yang saling berebut warisan. Orang-orang seperti ini  biasanya akan dengan mudah mengorbankan tali silaturahmi diantara saudaranya yang berarti mereka pun telah berani mengorbankan Surga.

2. Orang – orang yang mengejar kursi panas atau jabatan dengan mengorbankan prinsip-prinsip Islam seperti mendatangi dukun, melakukan black campaign ataupun menyogok demi tercapainya tujuan untuk mendapatkan jabatan di dunia.

3. Orang-orang yang mengorbankan prinsip-prinsip agama demi mendapatkan kedudukan sosial di masyarakat.

Dari ketiga contoh diatas, apakah kita termasuk kedalamnya? Apakah ternyata kita adalah golongan orang-orang yang berebut sayap seekor nyamuk?

Semoga Allah SWT selalu berkenan menghindarkan kita semua dari hal yang sangat menghinakan tersebut. Wallahu’alam bishawab

*******

Resume kajian Ust. Adullah Zaen

-picture from Flickr

Keajaiban Unta

Beberapa menit setelah selesai makan siang, sambil duduk-duduk di dalam mushola kantor saya membaca sebuah juz ‘amma. Memang sepertinya saya tidak niat untuk serius membaca juz ‘amma tersebut, saya pikir daripada bengong menunggu adzan dzuhur mendingan baca saja buku yang ada di depan mata.

Sesaat saya hanya membolak-balikan setiap halaman dari juz ‘amma, tapi tiba-tiba saya membaca sebuah ayat yang cukup menarik…

“Maka apakah mereka tidak memperhatikan terhadap unta, bagaimana ia diciptakan.”
 (QS. Al-Ghaasyiyah, 88:17)
Wow..!! sebegitu istimewakah unta?? sehingga Allah menyebut-nyebut namanya..?? tentu banyak sekali fakta kebesaran Allah yang bisa saya lihat dari seekor unta. Unta telah Allah ciptakan secara khusus agar dapat hidup di padang pasir dan membantu kehidupan manusia di bumi ini. Begitu nyata kebesaran Allah, terlihat dari ciptaanNya yang meliputi segala ilmu pengetahuan.
 

– Apakah ia dengan sendirinya menyesuaikan diri dengan kondisi padang pasir?
– Apakah ia dengan sendirinya membentuk lapisan lendir dalam hidungnya atau punuk di punggungnya?
– Apakah ia dengan sendirinya mendesain hidung dan struktur matanya untuk melindungi diri dari dari angin tornado dan badai?
– Apakah ia dengan sendirinya mendesain darahnya sendiri dan struktur selnya sendiri berdasarkan prinsip penghematan air?
– Apakah ia dengan sendirinya memilih bentuk bulu yang menutupi tubuhnya?
– Apakah ia mengubah dirinya sendiri menjadi “kapal padang pasir”?

Sebagaimana makhluk hidup lain, unta sudah pasti tidak dapat melakukan satu pun dari hal-hal tersebut dan membuat dirinya bermanfaat bagi manusia. Unta diciptakan dengan ciri-ciri fisik yang luar biasa ini untuk melayani umat manusia. Umat manusia sendiri diwajibkan untuk melihat penciptaan di seluruh jagat raya dan tunduk kepada sang Pencipta segala makhluk: Allah SWT.

Punuk Unta Sebagai Simpanan Makanan
Punuk unta, yang berupa gundukan lemak, menyediakan sari makanan bagi hewan ini secara berkala ketika ia mengalami kesulitan makanan dan kelaparan. Dengan sistem ini, unta dapat hidup hingga tiga pekan tanpa air. Selama masa ini, unta kehilangan 33% berat badannya. Dalam kondisi yang sama, seorang manusia akan kehilangan 8% berat badannya dan meninggal dalam waktu 36 jam, dan kehilangan seluruh air dari tubuhnya.

Bulu Tebal Yang Menyekat Panas
Bulu tebal yang tidak tertembus pada tubuh unta mencegah matahari padang pasir yang terik mencapai kulitnya. Bulu ini juga menghangatkan unta dalam kondisi cuaca yang membekukan. Unta padang pasir tidak terpengaruh oleh suhu hingga setinggi 50 C, dan unta Baktria yang berpunuk dua mampu bertahan hidup pada suhu hingga serendah -50 C. Unta jenis ini mampu bertahan hidup bahkan pada lembah-lembah dataran tinggi, 4000 m di atas permukaan laut. Unta Dromedari dapat bertahan pada suhu -52 C, di wilayah-wilayah paling tinggi di Asia Tengah.
Bulu tebal ini terdiri atas rambut yang tebal dan kusut, yang tidak hanya melindungi tubuhnya dari kondisi cuaca dingin maupun panas, tetapi juga mengurangi kehilangan air dari tubuh. Unta Dromedari dapat memperlambat penguapan air dengan meningkatkan suhu tubuhnya sampai 41 C. Dengan cara ini, ia mencegah kehilangan air.

Daya Tahan Luar Biasa Dari Lapar Dan Haus
Unta dapat bertahan hidup tanpa makanan dan air selama delapan hari pada suhu 50 C. Pada masa ini, ia kehilangan 22% dari keseluruhan berat badannya. Sementara manusia akan sekarat jika kehilangan air setara dengan 12% berat badan, seekor unta kurus dapat bertahan hidup kendatipun kehilangan air setara dengan 40% keseluruhan berat badan.
Penyebab lain kemampuannya bertahan terhadap haus adalah adanya mekanisme yang memungkinkan unta meningkatkan suhu tubuh-dalamnya hingga 41 C. Dengan demikian, ia mampu meminimalkan kehilangan air dalam iklim panas yang ekstrem di gurun pasir pada siang hari. Unta juga mampu mengurangi suhu tubuh-dalamnya hingga 30 C pada malam yang dingin di padang pasir.

Unit Penggunaan Air Yang Baik
Unta mampu mengonsumsi air hingga 30 liter, yaitu sekitar sepertiga dari berat badannya, dalam waktu kurang dari 10 menit. Di samping itu, unta memiliki struktur selaput lendir dalam hidungnya yang seratus kali lebih besar dari yang ada pada manusia. Dengan selaput lendir hidungnya yang besar dan melengkung, unta mampu menyerap 66% kelembapan yang ada di udara.

Pemanfaatan Maksimal Makanan Dan Air
Sebagian besar binatang mati keracunan ketika urea yang tertimbun dalam ginjal berdifusi ke dalam darah. Akan tetapi, unta menggunakan air dan makanan secara maksimal dengan melewatkan urea ini berkali-kali melalui hati. Struktur darah dan sel unta dikhususkan untuk membuat hewan ini hidup lama tanpa air dalam kondisi padang pasir.
Dinding sel hewan ini memiliki struktur khusus yang mampu mencegah kehilangan air secara berlebihan. Di samping itu, komposisi darah mencegah terjadinya pelambatan peredaran darah, bahkan ketika jumlah air di dalam tubuh unta berkurang hingga batas minimum. Selain itu, dalam darah unta terdapat lebih banyak enzim albumin, yang memperkuat ketahanan terhadap haus, dibandingkan dalam darah makhluk hidup lain.
Punuk adalah pendukung lain bagi unta. Seperlima dari seluruh berat badan unta tersimpan dalam bentuk lemak pada punuknya. Penyimpanan lemak tubuh hanya pada satu bagian tubuh mencegah pengeluaran air dari seluruh tubuhnya-yang berkaitan dengan lemak. Ini memungkinkan unta menggunakan air secara minimum.
Walau mampu mengonsumsi 30-50 kg makanan dalam sehari, dalam kondisi yang keras unta mampu bertahan hidup hingga sebulan hanya dengan 2 kg rumput sehari.

Mereka Bahkan Dapat Memakan Duri
Unta memiliki bibir yang sangat kuat dan mirip karet, yang memungkinkannya memakan duri yang cukup tajam untuk menusuk kulit tebal. Di samping itu, unta memiliki lambung berbilik empat dan sistem pencernaan yang sangat kuat, yang mampu mencerna apa pun yang ia makan. Ia bahkan mampu memakan bahan-bahan seperti karet India, yang tidak dapat dianggap sebagai makanan. Sungguh jelas bagaimana pentingnya kualitas ini pada iklim yang sedemikian kering.

Perlindungan Terhadap Badai Pasir
Mata unta memiliki dua lapisan bulu mata. Bulu mata ini saling kait seperti perangkap dan melindungi matanya dari badai pasir yang kuat. Selain itu, unta mampu menutup lubang hidungnya, sehingga pasir tidak dapat masuk.

Perlindungan Terhadap Pasir Yang Membakar
Lututnya tertutup kapalan, yang terbentuk dari kulit sekeras dan setebal tanduk. Ketika hewan ini berbaring di pasir yang panas, struktur berkapalan ini melindunginya dari luka akibat permukaan tanah yang sangat panas.
Kaki unta, yang terlalu besar bagi tungkainya, secara khusus “didesain” dan diperlebar untuk membantunya berjalan di atas pasir tanpa terperosok. Kaki ini telapaknya luas dan menggembung. Selain itu, kulit tebal khusus di bawah telapak kaki merupakan perlindungan terhadap pasir yang membakar. (sumber : Harun Yahya)

 Subhanallah..!!

***********