Ramadhan 1434H

Ramadan_Mubarak-2012-wallpaper

 

Bismillahirrahmanirrahim..

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala yang senantiasa selalu memberikan rahmat dan kasih sayangNya  kepadaku, yang masih memberikan nikmat iman di dalam hatiku hingga saat ini. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam beserta keluarga dan para sahabatnya.

Hari ini tepat tanggal 12 Desember 2012, tujuh bulan lagi perjalananku menuju bulan yang agung, yang selalu aku nanti-nantikan. Bulan dimana setiap hari lebaran aku khawatir jika tidak bisa bertemu kembali dengannya. Bulan Ramadhan 1434 H, akankah helaan nafasku masih tersisa di bulan itu?!

Tak sabar ingin segera aku tulis rencana apa saja yang akan kulakukan untuk lebih mendekatkan diriku padaMu di bulan tersebut, bulan yang paling istimewa dengan kegiatan ibadah yang harus lebih diistimewakan tentunya. Wallahu’alam..Masihkah aku bisa menjalani shalat tarawih? sahurku bersama keluarga? buka shaumku yang selalu terasa nikmat walau harus kulakukan dalam perjalanan?

Masihkah Allah Ta’ala memberiku kesempatan bertemu dengan bulan yang penuh Rahmat dan MaghfirahNya tahun depan? sementara garis hidupku entah berakhir kapan, sementara kallam Allah yang menuliskan takdirku telah ada limapuluh ribu tahun sebelum bumi tempatku berpijak ini diciptakan.

Ya Allah.. pertemukanlah kembali aku dengan bulan Ramadhan tahun depan.

*******

 

 

 

Iman Kepada Malaikat

Pondasi besar agama Islam adalah keyakinan mengimani hal-hal yang gaib sehingga dari keimanan tersebut seorang mukmin dapat mencapai jenjang ketakwaan. Dan malaikat adalah termasuk salah satu mahluk ghaib ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman ;
“Rasul telah beriman kepada Al-Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan Kami taat.” (mereka berdoa): “Ampunilah kami Ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali.” (QS. Al-Baqarah: 285)

“Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi Sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari Kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi…“ (QS. Al-Baqarah: 177)

“… Dan barang siapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan Hari Kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.” (QS. An-Nisa’: 136)

Rasulullah bersabda;

“Yaitu engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari akhir dan engkau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.” (HR. Muslim, I/37 dan Al-Bukhari, I/19-20)

MALAIKAT

Malaikat tercipta dari cahaya

Malaikat itu diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari nyala api, dan Adam dari apa yang telah diterangkan kepadamu semua.
-HR. Muslim-

Malaikat jumlahnya lebih banyak daripada manusia

“Sesungguhnya Al-Baitul Ma’mur (Rumah di langit ke tujuh yang dikelilingi malaikat) dalam setiap hari dimasuki tujuh puluh ribu malaikat dan mereka tidak keluar daripadanya.”
(HR Bukhari dan Muslim).

Malaikat adalah mahluk yang dimuliakan Allah, mereka tidak ada yang bermaksiat kepada Allah.

“Dan mereka berkata, ‘Tiada yang Maha Pemurah telah mengambil (mempunyai) anak’. Maha Suci Allah. Sebenarnya (malaikat-malaikat itu) adalah hamba-hamba yang dimuliakan, mereka itu tiada mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya.”
(QS. Al-Anbiya’: 26-27)

“Dan kepunyaan-Nyalah segala yang di langit dan di bumi dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya, dan tiada (pula) mereka letih. Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.”
(QS. Al-Anbiya’: 19-20)

Malaikat mempunyai tugas dan mereka memiliki nama.

Jibril

Sebagai perantara Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul dari kalangan manusia untuk menyampaikan wahyu.

Israfil

Meniup sangkakala apabila dunia berakhir.

Mikail

Menurunkan hujan dari langit dan menumbuhkan tumbuhan.

“Ya Allah, Tuhan Jibril, Mikail dan Israfil, Pencipta langit dan bumi, yang mengetahui yang gaib dan yang nyata. Engkaulah yang memberi putusan antara hamba-hamba-Mu tentang apa yang mereka perselisihkan. Berilah aku petunjuk yang benar tentang apa yang diperselisihkan itu dengan izin-Mu. Sesungguhnya Engkaulah yang memberi petunjuk kepada orang yang Engkau kehendaki ke jalan yang lurus.”
(HR Bukhari dan Muslim)

Malik

Penjaga neraka

Malaikat Maut ( Allah tidak pernah memberitahu bahwa namanya adalah Izrail, karena tidak pernah ada keterangan dalam hadist maupun Al-Quran.

Mencabut nyawa manusia

Malaikat Pemikul Ar-Rasy

Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung Arasy Tuhanmu di atas (kepala) mereka. (Al Haqqah, 69:17)

Malaikat Siang dan Malam

Di antara kalian ada malaikat yang bergantian di waktu malam dan siang, mereka berkumpul ketika shalat fajar dan shalat ashar, malaikat yang bermalam dengan kalian kemudian naik dan Tuhan mereka menanyai mereka -sekalipun Dia paling tahu daripada mereka- bagaimana kalian tinggalkan hamba-hamba-Ku? Jawab mereka: Kami tinggalkan mereka dalam keadaan shalat, dan kami datangi mereka juga dalam keadaan shalat (Shahih Muslim 632-210)

Serta malaikat dengan tugasnya yang lain seperti Malaikat Penjaga Pintu Surga dan Neraka, Malaikat Penjaga Pintu-Pintu Langit, Malaikat Penjaga Gunung, Malaikat Penjaga Manusia dan Malaikat Rahmat.

Malaikat mempunyai sayap

Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat.  Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. QS. Fathir:1

Malaikat adalah mahluk yang tampan

Maka tatkala wanita itu (Zulaikha) mendengar cercaan mereka, diundangnyalah wanita-wanita itu dan disediakannya bagi mereka tempat duduk, dan diberikannya kepada masing-masing mereka sebuah pisau (untuk memotong jamuan), kemudian dia berkata (kepada Yusuf): “Keluarlah (nampakkanlah dirimu) kepada mereka”. Maka tatkala wanita-wanita itu melihatnya, mereka kagum kepada (keelokan rupa) nya, dan mereka melukai (jari) tangannya dan berkata: “Maha sempurna Allah, ini bukanlah manusia. Sesungguhnya ini tidak lain hanyalah malaikat yang mulia.” Q.S. Yusuf-31

**Wallahualam bishawab**

Kajian : Iman Kepada Malaikat oleh Ust. Maududi Abdullah

Picture from: Light Waves , Orion Nebula , Flower , Say it’s over , 2012 Kiamat , Rainy Day Mood , Hell , Aurora , Sholat , Angel wing , Landscape

Keajaiban Unta

Beberapa menit setelah selesai makan siang, sambil duduk-duduk di dalam mushola kantor saya membaca sebuah juz ‘amma. Memang sepertinya saya tidak niat untuk serius membaca juz ‘amma tersebut, saya pikir daripada bengong menunggu adzan dzuhur mendingan baca saja buku yang ada di depan mata.

Sesaat saya hanya membolak-balikan setiap halaman dari juz ‘amma, tapi tiba-tiba saya membaca sebuah ayat yang cukup menarik…

“Maka apakah mereka tidak memperhatikan terhadap unta, bagaimana ia diciptakan.”
 (QS. Al-Ghaasyiyah, 88:17)
Wow..!! sebegitu istimewakah unta?? sehingga Allah menyebut-nyebut namanya..?? tentu banyak sekali fakta kebesaran Allah yang bisa saya lihat dari seekor unta. Unta telah Allah ciptakan secara khusus agar dapat hidup di padang pasir dan membantu kehidupan manusia di bumi ini. Begitu nyata kebesaran Allah, terlihat dari ciptaanNya yang meliputi segala ilmu pengetahuan.
 

– Apakah ia dengan sendirinya menyesuaikan diri dengan kondisi padang pasir?
– Apakah ia dengan sendirinya membentuk lapisan lendir dalam hidungnya atau punuk di punggungnya?
– Apakah ia dengan sendirinya mendesain hidung dan struktur matanya untuk melindungi diri dari dari angin tornado dan badai?
– Apakah ia dengan sendirinya mendesain darahnya sendiri dan struktur selnya sendiri berdasarkan prinsip penghematan air?
– Apakah ia dengan sendirinya memilih bentuk bulu yang menutupi tubuhnya?
– Apakah ia mengubah dirinya sendiri menjadi “kapal padang pasir”?

Sebagaimana makhluk hidup lain, unta sudah pasti tidak dapat melakukan satu pun dari hal-hal tersebut dan membuat dirinya bermanfaat bagi manusia. Unta diciptakan dengan ciri-ciri fisik yang luar biasa ini untuk melayani umat manusia. Umat manusia sendiri diwajibkan untuk melihat penciptaan di seluruh jagat raya dan tunduk kepada sang Pencipta segala makhluk: Allah SWT.

Punuk Unta Sebagai Simpanan Makanan
Punuk unta, yang berupa gundukan lemak, menyediakan sari makanan bagi hewan ini secara berkala ketika ia mengalami kesulitan makanan dan kelaparan. Dengan sistem ini, unta dapat hidup hingga tiga pekan tanpa air. Selama masa ini, unta kehilangan 33% berat badannya. Dalam kondisi yang sama, seorang manusia akan kehilangan 8% berat badannya dan meninggal dalam waktu 36 jam, dan kehilangan seluruh air dari tubuhnya.

Bulu Tebal Yang Menyekat Panas
Bulu tebal yang tidak tertembus pada tubuh unta mencegah matahari padang pasir yang terik mencapai kulitnya. Bulu ini juga menghangatkan unta dalam kondisi cuaca yang membekukan. Unta padang pasir tidak terpengaruh oleh suhu hingga setinggi 50 C, dan unta Baktria yang berpunuk dua mampu bertahan hidup pada suhu hingga serendah -50 C. Unta jenis ini mampu bertahan hidup bahkan pada lembah-lembah dataran tinggi, 4000 m di atas permukaan laut. Unta Dromedari dapat bertahan pada suhu -52 C, di wilayah-wilayah paling tinggi di Asia Tengah.
Bulu tebal ini terdiri atas rambut yang tebal dan kusut, yang tidak hanya melindungi tubuhnya dari kondisi cuaca dingin maupun panas, tetapi juga mengurangi kehilangan air dari tubuh. Unta Dromedari dapat memperlambat penguapan air dengan meningkatkan suhu tubuhnya sampai 41 C. Dengan cara ini, ia mencegah kehilangan air.

Daya Tahan Luar Biasa Dari Lapar Dan Haus
Unta dapat bertahan hidup tanpa makanan dan air selama delapan hari pada suhu 50 C. Pada masa ini, ia kehilangan 22% dari keseluruhan berat badannya. Sementara manusia akan sekarat jika kehilangan air setara dengan 12% berat badan, seekor unta kurus dapat bertahan hidup kendatipun kehilangan air setara dengan 40% keseluruhan berat badan.
Penyebab lain kemampuannya bertahan terhadap haus adalah adanya mekanisme yang memungkinkan unta meningkatkan suhu tubuh-dalamnya hingga 41 C. Dengan demikian, ia mampu meminimalkan kehilangan air dalam iklim panas yang ekstrem di gurun pasir pada siang hari. Unta juga mampu mengurangi suhu tubuh-dalamnya hingga 30 C pada malam yang dingin di padang pasir.

Unit Penggunaan Air Yang Baik
Unta mampu mengonsumsi air hingga 30 liter, yaitu sekitar sepertiga dari berat badannya, dalam waktu kurang dari 10 menit. Di samping itu, unta memiliki struktur selaput lendir dalam hidungnya yang seratus kali lebih besar dari yang ada pada manusia. Dengan selaput lendir hidungnya yang besar dan melengkung, unta mampu menyerap 66% kelembapan yang ada di udara.

Pemanfaatan Maksimal Makanan Dan Air
Sebagian besar binatang mati keracunan ketika urea yang tertimbun dalam ginjal berdifusi ke dalam darah. Akan tetapi, unta menggunakan air dan makanan secara maksimal dengan melewatkan urea ini berkali-kali melalui hati. Struktur darah dan sel unta dikhususkan untuk membuat hewan ini hidup lama tanpa air dalam kondisi padang pasir.
Dinding sel hewan ini memiliki struktur khusus yang mampu mencegah kehilangan air secara berlebihan. Di samping itu, komposisi darah mencegah terjadinya pelambatan peredaran darah, bahkan ketika jumlah air di dalam tubuh unta berkurang hingga batas minimum. Selain itu, dalam darah unta terdapat lebih banyak enzim albumin, yang memperkuat ketahanan terhadap haus, dibandingkan dalam darah makhluk hidup lain.
Punuk adalah pendukung lain bagi unta. Seperlima dari seluruh berat badan unta tersimpan dalam bentuk lemak pada punuknya. Penyimpanan lemak tubuh hanya pada satu bagian tubuh mencegah pengeluaran air dari seluruh tubuhnya-yang berkaitan dengan lemak. Ini memungkinkan unta menggunakan air secara minimum.
Walau mampu mengonsumsi 30-50 kg makanan dalam sehari, dalam kondisi yang keras unta mampu bertahan hidup hingga sebulan hanya dengan 2 kg rumput sehari.

Mereka Bahkan Dapat Memakan Duri
Unta memiliki bibir yang sangat kuat dan mirip karet, yang memungkinkannya memakan duri yang cukup tajam untuk menusuk kulit tebal. Di samping itu, unta memiliki lambung berbilik empat dan sistem pencernaan yang sangat kuat, yang mampu mencerna apa pun yang ia makan. Ia bahkan mampu memakan bahan-bahan seperti karet India, yang tidak dapat dianggap sebagai makanan. Sungguh jelas bagaimana pentingnya kualitas ini pada iklim yang sedemikian kering.

Perlindungan Terhadap Badai Pasir
Mata unta memiliki dua lapisan bulu mata. Bulu mata ini saling kait seperti perangkap dan melindungi matanya dari badai pasir yang kuat. Selain itu, unta mampu menutup lubang hidungnya, sehingga pasir tidak dapat masuk.

Perlindungan Terhadap Pasir Yang Membakar
Lututnya tertutup kapalan, yang terbentuk dari kulit sekeras dan setebal tanduk. Ketika hewan ini berbaring di pasir yang panas, struktur berkapalan ini melindunginya dari luka akibat permukaan tanah yang sangat panas.
Kaki unta, yang terlalu besar bagi tungkainya, secara khusus “didesain” dan diperlebar untuk membantunya berjalan di atas pasir tanpa terperosok. Kaki ini telapaknya luas dan menggembung. Selain itu, kulit tebal khusus di bawah telapak kaki merupakan perlindungan terhadap pasir yang membakar. (sumber : Harun Yahya)

 Subhanallah..!!

***********